Macam-macam Metode Sunat
Zaman dulu, di Indonesia hanya mengetahui satu metode sunat. Anak disunat tanpa bius. Kemudian kulit berlebih penisnya dipotong pakai pisau tajam yang telah disterilkan alkohol.
Sekarang, sudah bermunculan berbagai metode sunat yang dapat dilakukan tanpa perlu merasakan rasa sakit yang berlebihan. Berikut adalah beberapa metodenya:
Tradisional
Teknik ini biasanya dilakukan oleh juru khitan dengan menggunakan pisau, silet, atau bambu yang telah ditajamkan. Alat-alat yang digunakan tentunya telah terlebih dahulu disterilkan menggunakan alkohol. Peserta sunat pun tidak dibius. Kulit penis yang akan dipotong terlebih dahulu direnggangkan dengan alat penjepit, lalu setelah itu dipotong dengan sekali iris. Bekas luka tidak dijahit, namun akan ditaburi obat anti infeksi dan dibalut.
Kelebihannya, proses ini terhitung cepat. Namun, risiko pendarahan dan infeksi akan lebih tinggi. Apalagi, jika proses sunat tidak dilakukan dengan benar dan dengan alat yang tidak steril. Proses ini juga berisiko memotong saraf di sekitar penis.
Konvensional
Metode sunat ini merupakan yang paling banyak dipraktekkan oleh tenaga medis maupun juru khitan. Dalam metode ini, peserta sunat akan dibius lokal terlebih dahulu. Setelah obat bius bekerja, kulit penis akan diiris melingkar menggunakan gunting atau pisau khusus bedah. Penis lalu dijahit agar hasilnya lebih baik.
Kelebihan proses ini adalah pada rasa sakitnya yang minimal karena telah menggunakan bius lokal. Risiko infeksi juga terbilang rendah karena telah menggunakan peralatan sesuai standar medis. Namun, pengerjaannya memang lebih lama, sekitar 30 hingga 50 menit.
Electric Cauter
Mungkin Anda lebih familiar dengan sebutan sunat laser. Padahal, metode ini sama sekali tidak menggunakan laser dalam prosesnya. Metode ini menggunakan alat cauter yang berbentuk seperti pistol dengan dua buah lempeng kawat di ujungnya. Kedua lempeng kawat ini saling berhubungan. Alat ini lalu akan dialiri listrik agar logam tersebut panas. Nantinya, logam tersebut yang akan digunakan untuk memotong kulit penis.
Alat ini dapat menghindari pendarahan pada kulit karena dapat langsung membekukan darah ketika dipotong. Namun, alat ini harus digunakan oleh dokter yang sudah memiliki pengalaman karena alat ini aman selama tidak mengenai kepala penis. Penis yang sudah disunat lalu dijahit.
Metode ini memakan waktu lebih singkat daripada metode konvensional dan sama-sama memiliki risiko infeksi maupun pendarahan yang rendah. Metode ini terbilang cocok untuk anak di bawah umur 3 tahun yang pembuluh darahnya sangat kecil. Namun, prosedur ini dapat menyebabkan luka bakar dan harus dilakukan oleh dokter yang sudah ahli. Jika tidak dilakukan dengan benar, dikhawatirkan kulit penis dapat menutup kembali.
Klem
Metode ini mirip dengan metode electric cauter, namun metode ini tidak melakukan penjahitan setelah selesai sunat. Pada metode ini, penis yang telah disunat akan dipasang klem, sebuah tabung plastik dengan ukuran bervariasi. Klem ini akan dipasang sampai luka kering, yaitu sekitar 3 hingga 6 hari. Metode sunat ini juga sedang banyak digemari karena peserta sunat tidak akan merasakan sakit sama sekali.
Kelebihan metode ini adalah luka khitan boleh terpapar air. Sedangkan, pada tiga metode di atas, sebaiknya bekas luka atau jahitan jangan terkena air sampai luka kering untuk menghindari infeksi. Namun, biaya yang dibutuhkan memang lebih banyak dan klem dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman pada peserta sunat.
Laser CO2
Metode ini lah yang menggunakan laser dalam prosedurnya. Prosedur ini masih terbilang jarang dilakukan, namun sudah tersedia di kota besar seperti Jakarta. Penis akan dibius lokal, kulit dijepit dan ditarik, lalu kulit akan dipotong dengan laser tanpa terjadinya pendarahan. Setelah proses sunat selesai, penis akan dijahit.
Metode sunat ini memakan waktu paling sedikit di antara metode lainnya, yaitu sekitar 10 hingga 15 menit saja. Proses penyembuhannya juga sangat cepat dengan rasa sakit yang sangat minimal. Namun, harganya memang lebih mahal dibandingkan dengan metode lainnya. Metode ini juga hanya tersedia di rumah sakit besar.
Ingin mengetahui estimasi biaya sunat atau rekomendasi rumah sakit? Hubungi Smarter Health yang melayani konsultasi tanpa dipungut biaya apapun.

Komentar
Posting Komentar